Ketika Mainan Dijadikan Inspirasi Busana
06.27![]()
Dunia fashion tanah air ternyata semakin
berkembang dan banyak mencetak desainer muda berprestasi. Seperti halnya
yang belum lama ini dilakukan oleh alumni Lembaga Pengajaran Tata
Busana (LPTB) milik Susan Budihardjo. Mereka, sukses memamerkan koleksi
terbarunya.
Lewat koleksi Acak Acak, para alumni yang diwakili
dua desainer Dian Ratna Purba dan Andreas Wen menampilkan busana
mengesankan. Mereka memadupadankan kolaborasi yang apik berfokus pada
baju mainan.
Memiliki tema besar yaitu Toys, koleksinya kini
terinspirasi dari salah satu permainan tradisional yaitu gasing. Untuk
tampilannya, dipadukan dengan baju tentara namun terlihat chic.
"Kami
menampilkan sesuatu yang baru dengan dua puluh koleksi busana
ready-to-wear. Uniknya kami juga menyisipkan tampilan tentara
dikolaborasikan dengan lurik yang disablon khas Jawa," ujar Dian Ratna
Purba sebagai salah satu desainer Acak-Acak saat ditemui di kawasan
Jakarta Pusat, Senin malam, 9 November 2015.
Lebih lanjut, dia
menambahkan bahwa bentuk dari mainan gasing yang mengerucut tampil dalam
embellishment di baju berbahan akrilik. Sedangkan pada koleksi mainan
tentara terlihat pula desain yang unik, serba tumpuk dengan motif
geometris lurik.
Koleksi yang mengusung warna ungu, hijau, dan
putih ini memberikan kesan kekinian dari perkembangan mainan masa kecil
hingga masa kini. Untuk pemilihan bahan para desainer menggunakan bahan
katun, poplin, katun kanvas, voile dan scuba.
Perlu diketahui,
Acak-acak merupakan toko yang menampung karya dari beberapa desainer
alumni LPTB Susan Budihardjo. Toko yang berpusat di Bali ini memiliki
ciri khas yaitu memamdupadankan tiap potong busana dengan mudah meski
datang dari desainer berbeda.
0 komentar