Stres Bisa Memicu Terjadinya Sembelit
06.16
Sembelit atau konstipasi merupakan gangguan sistem pencernaan yang
mengakibatkan seseorang susah, bahkan tersiksa, ketika buang air besar
atau BAB. Gangguan ini bisa disebabkan berbagai macam faktor, salah
satunya stres
Konstipasi ini dapat mengganggu kesehatan serta
membuat racun dan cairan dari feses yang terlalu lama menumpuk di usus
terserap kembali dan masuk ke aliran darah.
Terkadang masalah psikis bisa memicu terjadinya sembelit. Ini karena sistem pencernaan kita sangat terkait dengan otak.
Masalah
psikis tersebut bisa berasal dari hal-hal yang tanpa disadari
mengganggu kita, misalnya pertengkaran dengan pasangan, pekerjaan kita
dikritik oleh atasan di kantor, atau merasa iri dengan keberhasilan
teman.
Sistem saraf kita mengartikan stimulasi yang disebabkan
oleh stres itu sebagai serangan yang akan dihadapi tubuh. Akibatnya,
tubuh akan masuk dalam mekanisme "melawan atau tinggalkan".
Hal
tersebut membuat perubahan dalam tubuh, termasuk sistem pencernaan.
Salah satunya adalah berkurangnya pergerakan usus sehingga dorongan
untuk buang air besar sangat sedikit. Kita pun menjadi konstipasi.
Selain
itu, ketika kita sedang dalam mekanisme "melawan atau tinggalkan",
aliran darah yang menuju saluran cerna lebih sedikit sehingga proses
penyerapan nutrisi dan pembentukan tinja pun berkurang drastis.
Selain
stres, faktor lain yang memengaruhi sembelit di antaranya kurangnya
berolahraga, kurang makan makanan berserat, sering menahan BAB, kurang
minum, dan kehamilan.
Untuk mencegah terjadinya sembelit, ada beberapa tips yang bisa kita ikuti seperti dikutip dari webmd.com:
1. Rutin BAB
Pergi
ke kamar mandi untuk buang air besar setiap pagi sangat membantu
mencegah terjadinya sembelit. Jadikan ini kebiasaan Anda. Tetapi, ada
orang yang memang hanya bisa buang air besar setiap dua atau tiga hari
sekali. Ketahui kapan jadwal Anda dan biasakan untuk melakukannya secara
teratur.
2. Perhatikan dorongan BAB
Jangan
abaikan keinginan untuk BAB. Semakin lama feses tinggal di usus besar,
semakin sulit untuk keluarnya nanti. Hal ini karena kandungan air akan
diserap kembali dan membuat BAB menjadi sulit. Jadi ikuti tanda dari
tubuh Anda. Jika ada rasa ingin BAB, segera lakukan.
3. Santai
Stres
sangat bisa memengaruhi seluruh kondisi tubuh, termasuk pencernaan.
Oleh karena itu, Anda perlu untuk santai sejenak. Jika ada masalah atau
ganjalan di hati, bicarakan dengan orang yang tepat. Lakukan kegiatan
yang membuat hati merasa senang.
4. Cukup minum
Minum air delapan gelas sehari sangat dianjurkan untuk menjaga kondisi tubuh, termasuk memperlancar organ pencernaan.
5. Makan makanan berserat
Makanan
berserat sangat membantu melegakan sembelit akut, salah satu contohnya
adalah gandum utuh yang dapat memperlancar pergerakan feses ke usus
besar.
6. Berkonsultasi dengan dokter
Obat-obatan
bisa membantu melegakan sembelit, tetapi harus diperhatikan untuk
penggunaan jangka panjang. Berkonsultasi dengan dokter sebelum meminum
obat-obatan tersebut sangat dianjurkan.
0 komentar